Lakshmi Mittal, Raja Baja dari India
Lakshmi Narayan Mittal sempat menjadi buah bibir di Indonesia saat akan membeli PT Krakatau Steel beberapa waktu lalu. Raja baja asal India ini juga dikenal dengan nama Lakshmi Niwas Mittal. Dari kerajaan bisnisnya, ia menjadi seorang miliarder. Saat ini dia tinggal di London, Inggris.Sebenarnya, Mittal bukan sosok yang asing di Indonesia. Kecewa dengan birokrasi yang sulit dalam membangun usaha di India, ia tiba di Indonesia pada 1976 dan mendirikan perusahaan baja bernama P.T. Ispat Indo di Waru, Jawa Timur. Ia kemudian menjadi sukses dengan jalan membeli pabrik-pabrik baja yang merugi dan mengubahnya menjadi pabrik-pabrik yang berhasil.
Pada 2002, Mittal terlibat skandal politik disebut Garbagegate dengan Perdana Menteri Inggris Tony Blair. Saat itu Mittal memberikan sumbangan kepada Partai Buruh sebesar £ 2 juta atau sekitar Rp 35 miliar. Akibat sumbangannya itu, mengakibatkan Blair membuat keputusan yang menguntungkan bagi Mittal dalam sebuah transaksi bisnis.
Mittal merupakan orang nomor satu di Mittal Steel Company N.V., produsen baja terbesar di dunia. Melalui bisnis itu, Mittal menjadi jajaran orang terkaya di dunia. Pada 2005, majalah Forbes menobatkannya sebagai orang terkaya ketiga di dunia. Kala itu, ia diperkirakan mempunyai kekayaan sejumlah US$ 25 miliar. Dia merupakan orang terkaya di Britania Raya menurut Sunday Times Rich List 2005. Dia memegang aset baja di Afrika Selatan, Polandia, Indonesia, dan Kazakhstan.
Tahun ini, Forbes menempatkannya di urutan delapan daftar orang terkaya di dunia. Majalah tersebur memperkikaran kekayaan yang dimiliki Mittal sebanyak US$ 19,8 miliar. (sumber)
Baca Artikel Pebisnis Internasional Lainnya di Ayopreneur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar